Dinas Dikbudpora Kab. Tebo
Selamat datang di situs resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi

SDN 147/VIII Bogo Rejo, Tebo Tengah Gelar In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka

Muara Tebo, Disdikbud - Bertempat di Salah Satu Sekolah Penggerak yaitu SD Negeri 147/VIII Bogo Rejo Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo Propinsi Jambi. Jumat, 24 Juni 2022 di gelar In House Training yang berlangsung hari ini sampai dengan 01 juli 2022.

Ibu A. Sri Kurnia Rahayuningsih, S.Pd., S.D selaku Kepala sekolah SDN 147/VIII Bogo rejo berharap guru yang mengikuti sebanyak 12 orang guru kelas dan 2 orang guru PAI dan 2 orang Guru PJOK akan memahami dan mampu mengimplementasikan apa itu Kurikulum Merdeka. Pemateri Untuk Kegiatan ini merupakan TIM Pengawas Disdikbud Kabupaten Tebo.

Mengenal Poin Penting Kurikulum Merdeka

Kemendikbud-ristek berharap dengan Kurikulum Merdeka nantinya mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui kebijakan yang menguatkan peran seluruh guru/insan pendidikan. Adapun Kebijakan kurikulum merdeka ini diimplementasikan melalui empat poin penting perbaikan; (1)perbaikan pada infrastruktur dan teknologi,(2)perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. (3) perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. (4), melakukan perbaikan kurikulum, pedagogi, dan asesmen. 

Sedangkan Merdeka Belajar dibagi dalam beberapa tahapan/episode. Dimulai dari episode pertama, yaitu menghadirkan empat pokok kebijakan agar paradigma tentang cara lama dalam belajar dan mengajar dapat diubah menuju kemajuan. Beberapa wujud dari empat pokok kebijakan itu adalah penghapusan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan mengganti Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional. Kemudian, ada juga kebijakan penyederhanaan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) serta kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang lebih fleksibel.

Tujuan IHT In House Training di SDN 147/VIII Bogorejo, Tebo Tengah Kabupaten Tebo

Dengan dilaksanakannya In House Trining ( IHT ) Implementasi Kurikulum Merdeka, agar Guru di Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat melaksanakan pembelajaran Merdeka Mengajar, wajib untuk Kelas I & IV dan boleh juga untuk kelas II, III, V & VI secara berangsur dan bertahap. Untuk mewujudkan Pendidikan terbaik bagi semua siswa. Hal itu akan terwujud dengan adanya Guru Hebat, Guru aktif dan Kreatif, yg akan menjadikan Siswa Hebat, aktif dan kreatif.


Dokumentasi Kegiatan In House Training SDN 147/VIII Bogo Rejo Tebo Tengah

Kepala Sekolah SDN 147/VIII Bogorejo, Tebo Tengah, Kabupaten Tebo  Mengucapkan terima kasih atas dukungan dan motivasi dari semua pihak terutama Disdikbud Tebo dan pihak lainnya. Ia Juga berharap dan meyakini Satuan pendidikan yang dipimpinnya mampu mengimlementasikan kurikulum merdeka dan Mampu menjadi Sekolah Penggerak di Lingkungan Pendidikan di Kabupaten Tebo. Tutupnya /Tebo Pintar/

Narasumber : Ibu A. Sri Kurnia Rahayuningsih, S.Pd., S.D Kepala SDN 147 / VIII Bogorejo, Tebo Tengah

Momen Pelepasan Kontingen Pramuka Penggalang Tebo Oleh Bupati Tebo H. Aspan, S.T.
.

Muara Tebo, Disdikbud - Selasa 21 Juni  2022 jam 16.00 wib atau jam 4 sore bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati menjadi momen bagi Praja Muda Karana atau Pramuka di lingkungan kabupaten Tebo bersilahturahmi dengan sebuah momen yang dilakukan yaitu pelepasan kontingen Pramuka Penggalang Tebo menuju Jambore Daerah.

Kegiatan ini merupakan sebuah proses seleksi yang telah dilaksanakan sebelumnya dan kontingen yang dilepas akan mengikuti kegiatan yang akan diadakan di Sungai Gelam ( Muaro Jambi ) pada tanggal 23 Juni sampai 28 Juni. 

Momen Pelepasan Kontingen Pramuka Penggalang ini langsung dilakukan oleh Bapak Bupati Tebo H.Aspan.ST selaku Kamabicab Tebo yang didampingi oleh  Ka Kwarcab Tebo Nazar Efendi , Se.M,Si, ketua kontigen Zainuddin Abas, S,Sos atau yang lebih dikenal dengan kak Abay  serta tamu undangan lain yang turut menghadiri proses pelepasan Kontingen Pramuka Penggalang Tebo.

Pada Acara pelepasan Kontingen Pramuka Penggalang Tebo kali ini,  jumlah anggota pramuka penggalang yang diberangkatkan sebanyak 28 orang, 13 orang laki-laki dan 15 orang perempuan yang merupakan hasil seleksi anggota pramuka penggalang se-kwarcab Tebo.

Foto bersama kegiatan Pelepasan Kontingen Pramuka Penggalang Tebo Tahun 2022

Dalam acara pelepasan ini  H.Aspan .ST  selaku Kamabicab Tebo berpesan kepada adik –adik anggota Pramuka Penggalang  , ikutilah setiap lomba-lomba yang diadakan dengan tetap menjaga nama baik Kabupaten Tebo.. Acara pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera kepada ketua kontigen Tebo kak Zainuddin Abas ,S.Sos serta pemasangan jaket kontigen. /Adm/


Praktik Baik Tri Harjanti, S.Pd.SD SDN 201/VIII Pinang Belai

Muara Tebo, Disdikbud – Dalam memfasilitasi kegiatan pembelajaran guru didorong untuk kreatif dan inovatif agar siswa selalu mendapatkan pembelajaran yang menarik. Hal ini lah yang dilakukan oleh Tri Harjanti, S.Pd., SD salah seorang guru di SDN 201/VIII Pinang Belai, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo. Beliau melakukan praktik baik dengan membuat diorama daur air bersama siswanya.

Diorama merupakan miniatur benda tiga dimensi untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya dari landscap keadaan sejarah, pemandangan, kejadian alam untuk kebutuhan pertunjukan dan pendidikan. “Proses pembuatan diorama daur air cukup mudah”, ungkap ibu ini sambil tersenyum. 

Project Based Learning Membuat Diorama Pada Materi Siklus Air Oleh Tri Harjanti, S.Pd.SD

Tri Harjanti,S.Pd., SD Memilih pembelajaran Project Based Learning untuk materi Siklus Air pada jenjang kelas 5 SD, dengan sebuah tujuan agar peserta didik aktif dan membuat pembelajaran pada materi siklus air menjadi lebih menyenangkan bagi peserta didik. Selanjutnya ia menuturkan “Dalam pembelajaran materi siklus air ini, saya melibatkan siswa untuk aktif  memahami proses terjadinya daur air di alam. Langkah yang saya lakukan adalah dengan membagi siswa menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dan menggali informasi tentang siklus air. Secara tidak langsung siswa akan saling berinteraksi dan berkolaborasi dengan anggota kelompok”, tuturnya. 

Proyek Diorama pada Materi Siklus Air

Hal-hal yang dibahas dalam kelompok diantaranya bagaimana perjalanan siklus air, serta apa saja manfaat air bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Setelah berdiskusi, siswa diminta membuat karya diorama sikus air sesuai dengan imajinasi mereka dengan alat dan bahan yang sudah dirinci dalam LKPD. 

Presentasi Peserta didik setelah berhasil membuat Proyek Diorama pada materi Siklus Air

Ibu Tri menerapkan Skenario pembelajaran yang didapatnya bersama Tanoto Foundation “Melalui metoda ini skenario pembelajaran MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) terlihat semua. Hal ini nampak dari bagaimana guru mampu menyajikan kegiatan pembelajaran dan bagaimana siswa berperan dengan aktif menuangkan ide dan gagasan. Mulai dari mengamati gambar proses daur air pada LKPD, kemudian berinteraksi dengan teman sekelompoknya untuk membuat diorama” ungkapnya. 

Setelah membuat diorama dan mendiskusikan manfaat air, siswa kemudian diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi dan karya kelompoknya di depan kelas. Dalam pembelajaran ini guru hanya berperan menjadi fasilitator. 

Dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam pembuatan diorama siklus air ini, ternyata hasilnya membuat siswa antusias. “Saya senang membuat diorama ini dalam pembelajaran karena melatih kemampuan dan keterampilan siswa dalam menyampaikan ide dan gagasannya melalui karya”, ungkap Ibu Tri Harjanti, S.Pd., SD. 14 Juni 2022 /Tebo Pintar/

Narasumber : Tri Harjanti, S.Pd.,SD

Kontributor : Dicky Eka Putra, S.Pd


Muara Tebo, Disdikbud - Setelah beberapa waktu yang lalu, pendidik di lingkungan kabupaten Tebo dan beberapa pendidik dinyatakan lulus sebagai Peserta Guru Penggerak. Saat ini Para pendidik hebat yang dinyatakan lulus tengah mengikuti Pendidikan Guru Penggerak (PGP).

Kegiatan PGP Pun digelar dan memasuki kegiatan lokakarya satu  yang bertempat di SMPN 24  kabupaten Tebo. Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu,11 Juni 2022 dihadiri oleh   pengajar praktek dan para calon guru penggerak Angkatan 5 se-kabupaten Tebo.

Kegiatan  ini merupakan kelanjutan dari orientasi guru penggerak  yang dipantau langsung oleh  Bapak Ariyanto,S.E .MM  dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Kabupaten Tebo dan penanggung jawab Pendidikan Guru Penggerak Tebo Bapak Fadjar Nurhidayat dari PPPPTK Matematika .

Pada kegiatan lokakarya satu ini pengajar praktek  mengajak para calon guru penggerak untuk merefleksi  kegiatan yang sudah  mereka lakukan  selama  satu bulan. Hampir semua calon guru penggerak memberikan dan menunjukkan  apresiasi atas apa yang telah didapat, baik  materi dalam modul maupun  kegiatan virtual terbimbing. 

Hal penting dan poin utama sebagai seorang pendidik dan calon guru penggerak yaitu Pendidik harus bisa di depan memberikan teladan, ditengah membangun semangat dan dibelakang memberi dorongan  atau kita kenal dengan semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo. Ing Madyo Mangun Karso,Tut Wuri Handayani.

Foto Bersama Pemateri dan Peserta PGP

Dalam kegiatan ini juga ditekankan bahwa calon guru -guru penggerak senantiasa terus menggembakan nilai-nilai guru penggerak untuk bisa mewujudkan perannya sebagai guru penggerak. Lokakarya satu yang dimulai dari jam 8.00 dan  berakhir jam 15.30 wib cukup memberi wawasan baru bagi calon guru penggerak Angkatan 5 Kabupaten Tebo. /Tebo Pintar/

Narasumber : Guru Penggerak Kabupaten Tebo

Diberdayakan oleh Blogger.