Sakip 2025 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Sakip 2025 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Sakip 2025 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Muara Tebo, Disdikbud - Pada tanggal 3 Juni 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo secara resmi mengeluarkan himbauan strategis mengenai pelaksanaan Hari Belajar Guru. Kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta menanamkan budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh pendidik dan kepala satuan pendidikan.
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo menekankan pentingnya Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB). Program ini dirancang agar dilaksanakan secara terstruktur, terjadwal, dan berkesinambungan melalui komunitas belajar yang sudah ada.
Dalam rangka implementasi yang efektif, berikut adalah poin-poin utama yang harus diperhatikan oleh pengelola satuan pendidikan dan pendidik:
Kegiatan pengembangan kompetensi ini diharapkan menitikberatkan pada beberapa bidang krusial, antara lain:
Demikian informasi ini disampaikan agar dapat menjadi perhatian bagi seluruh satuan pendidikan dalam lingkup Disdikbud Kabupaten Tebo. Unduh Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Nomor 800.1.13.2/911/DIKBUD/2026 tanggal 3 Juni 2026 tentang Himbauan Pelaksanaan Hari Belajar Guru klik pada tautan di bawah.
Muara Tebo, Disdikbud - Berdasarkan Informasi Resmi Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2026.c yang diterbitkan melalui laman Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tanggal 21 Januari 2026, disampaikan kepada seluruh satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo bahwa telah dilakukan pembaruan dan perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c untuk pengumpulan data Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Pembaruan dan perbaikan ini merupakan upaya penyelarasan prosedur dan mekanisme pendataan Dapodik dalam mendukung Program Prioritas Pemerintah, sekaligus perbaikan beberapa bugs dari aplikasi versi sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh satuan pendidikan diharapkan segera melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2026.c.
Aplikasi Dapodik versi 2026.c dirilis dalam bentuk installer, patch, dan pembaruan daring (online update).
Langkah-langkah instalasi sebagai berikut:
B. Pembaruan Melalui Patch
C. Pembaruan Daring (Online Update)
Daftar Perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c:
Sehubungan dengan hal tersebut, diminta kepada seluruh satuan pendidikan agar segera melakukan pembaruan aplikasi dan melakukan sinkronisasi secara berkala guna menjamin validitas serta keterbaruan data pendidikan.
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Unduh selengkapnya Surat Edaran Pemutakhiran Dapodik Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada tautan di bawah ini:
Muara Tebo, Disdikbud Kab. Tebo - Sebanyak 44 guru
dan kepala sekolah dari 11 sekolah dasar di Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten
Tebo, baru saja menyelesaikan Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran
Numerasi Berbasis Kontekstual. Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif
yang diselenggarakan oleh tim Fasilitator Daerah Guru Cinta Belajar (Gurita)
dengan dukungan penuh dari Tanoto Foundation. Pelatihan ini bertujuan untuk
meningkatkan kompetensi para pendidik dalam menciptakan pembelajaran numerasi
yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.
Pelatihan yang
berlangsung selama dua hari penuh, dari tanggal 3 hingga 4 September 2025,
dilaksanakan di SD Negeri 071/VII Embacang Gedang. Acara pembukaan dihadiri
oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bapak Jufri HR, S.IP., selaku Camat
Kecamatan Muara Tabir, serta para Pengawas dan Kepala Sekolah se-Kecamatan
Muara Tabir. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan
kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam
sambutannya saat membuka acara, Bapak Camat Jufri HR, S.IP., menekankan
pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran, terutama dalam menghadapi
tantangan pendidikan modern. Beliau mengapresiasi kerja sama antara tim Gurita
dan Tanoto Foundation yang telah menghadirkan pelatihan yang sangat relevan dan
dibutuhkan oleh para guru di Kecamatan Muara Tabir.
Materi pelatihan
disampaikan oleh tim Fasilitator Daerah Kabupaten Tebo yang beranggotakan Irma
Sari Sinaga, S.Pd., Nur Eriyanti, S.Pd., M. Arif Syah, S.Pd., Tri Harjanti,
S.Pd., dan Dicky Eka Putra, S.Pd., M.Pd. Para peserta dilatih secara intensif
untuk membuat media pembelajaran numeratif yang kontekstual dengan memanfaatkan
bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Pendekatan ini
diharapkan dapat membantu siswa memahami konsep-konsep numerasi dengan lebih
baik karena terhubung langsung dengan lingkungan sehari-hari.
Selain itu,
pelatihan ini juga memperkenalkan konsep pembelajaran mendalam (deep
learning), sebuah metode yang saat ini menjadi topik hangat di dunia
pendidikan. Para peserta diajak untuk memahami bagaimana menerapkan
pembelajaran mendalam agar siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga benar-benar
menguasai konsep secara menyeluruh dan mampu mengaplikasikannya.
Ketua Kelompok
Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Muara Tabir Ishak, S.Pd yang juga salah
satu peserta pelatihan, menyampaikan bahwa kegiatan ini disambut dengan
antusiasme yang luar biasa. "Kami sangat senang dengan pelatihan ini.
Materinya sangat praktis dan langsung bisa diterapkan. Kami berharap, setelah
ini para guru dapat mengimplementasikan semua ilmu yang didapat untuk
menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif," ujarnya.
Tanoto Foundation, sebagai salah satu mitra pendukung utama, menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Dukungan mereka, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi, diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang memiliki fondasi kuat dalam berpikir kritis dan analitis.
Foto Bersama dengan Camat Muara Tabir
Fasilitator
bersama Ibu Yusriwiati Perwakilan Tanoto Foundation
Foto
bersama saat penutupan
Muara Tebo, Disdikbud - Setelah sukses melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi 45 guru di Kecamatan Rimbo Ilir pada pekan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tebo kembali berkolaborasi dengan Tanoto Foundation, Fasilitator Daerah (Fasda), serta Guru Penggerak. Kali ini, kegiatan yang digelar pada 27–28 Agustus 2025 tersebut menghadirkan Diseminasi PINTAR: Pelatihan Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi Guru serta Kepala Sekolah Kabupaten Tebo.
Pelatihan dua hari penuh ini diikuti 134 guru dan kepala sekolah dari 66 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu.
Berdasarkan analisis Rapor Pendidikan Kabupaten Tebo 2025, panitia memastikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan bagian dari intervensi integratif dan terukur untuk menjawab tantangan literasi dan numerasi di daerah.
“Kami mencoba mengurai persoalan literasi dan numerasi dengan pendekatan data resmi pemerintah. Jika semua pihak berkolaborasi melakukan intervensi yang tepat, masalah ini akan lebih cepat teratasi,” ujar Suyoto, M.Pd., Ketua Panitia Diseminasi PINTAR.
Perwakilan Tanoto Foundation, Asri dan Yusriwiati, memberikan apresiasi atas sinergi lintas pihak di Kabupaten Tebo. Menurut mereka, langkah kolektif ini merupakan praktik baik yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi persoalan mutu pendidikan dasar.
Mewakili Kepala Disdikbud, Sekretaris Supriadi, S.Pd., M.M., saat membuka acara menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Disdikbud sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Kita akan melihat hasilnya nanti setelah peserta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan,” ungkap Supriadi.
Selama kegiatan, peserta tidak hanya berlatih simulasi pembelajaran aktif, tetapi juga mempelajari:
Pendekatan MIKIR Tanoto Foundation,
Pengenalan Pembelajaran Mendalam, yang saat ini tengah digalakkan pemerintah.
Rangkaian Diseminasi PINTAR tidak berhenti pada pelatihan. Ke depan, fasilitator akan melakukan monitoring berkala ke sekolah-sekolah peserta, disertai kunjungan langsung dari Disdikbud, Tanoto Foundation, dan media. Langkah ini bertujuan memastikan implementasi nyata hasil pelatihan beberapa bulan mendatang.