Dinas Dikbudpora Kab. Tebo
Selamat datang di situs resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi

Muara Tebo, Disdikbud - Pada tanggal 3 Juni 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo secara resmi mengeluarkan himbauan strategis mengenai pelaksanaan Hari Belajar Guru. Kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta menanamkan budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh pendidik dan kepala satuan pendidikan.

Latar Belakang dan Tujuan Pengembangan Kompetensi

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo menekankan pentingnya Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB). Program ini dirancang agar dilaksanakan secara terstruktur, terjadwal, dan berkesinambungan melalui komunitas belajar yang sudah ada.

Panduan Pelaksanaan Hari Belajar Guru

Dalam rangka implementasi yang efektif, berikut adalah poin-poin utama yang harus diperhatikan oleh pengelola satuan pendidikan dan pendidik:

  • Intensitas Kegiatan: Hari Belajar Guru ditetapkan untuk dilaksanakan minimal satu kali dalam seminggu sesuai kesepakatan komunitas belajar masing-masing.
  • Optimalisasi Komunitas Belajar: Pemanfaatan wadah seperti KKG (Kelompok Kerja Guru), MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), KKKS, dan MKKS harus dioptimalkan untuk berbagi pengetahuan.
  • Manajemen Waktu: Penyusunan jadwal harus memperhatikan efektivitas agar tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar peserta didik di kelas.
  • Sumber Pendanaan: Pelaksanaan kegiatan dapat didukung melalui alokasi Dana BOS Reguler, BOP PAUD, Dana BOS Kinerja, atau sumber dana sah lainnya sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Mekanisme Pelaporan: Setiap satuan pendidikan wajib melaporkan pelaksanaan kegiatan melalui Pengawas Binaan masing-masing atau sistem pelaporan resmi yang telah ditetapkan.

Fokus Utama Peningkatan Kualitas Pendidik

Kegiatan pengembangan kompetensi ini diharapkan menitikberatkan pada beberapa bidang krusial, antara lain:

  • Penguatan kompetensi pedagogik dan profesional.
  • Akselerasi pemanfaatan Teknologi dan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam proses pembelajaran modern.
  • Penerapan penguatan karakter dan budaya positif di lingkungan sekolah.
  • Kolaborasi melalui berbagi praktik baik (best practice) antar rekan sejawat.
Diharapkan pelaksanaan Hari Belajar Guru dapat menjadi budaya positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi guru dan kepala satuan pendidikan, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tebo secara menyeluruh.

Demikian informasi ini disampaikan agar dapat menjadi perhatian bagi seluruh satuan pendidikan dalam lingkup Disdikbud Kabupaten Tebo. Unduh Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Nomor 800.1.13.2/911/DIKBUD/2026 tanggal 3 Juni 2026 tentang Himbauan Pelaksanaan Hari Belajar Guru klik pada tautan di bawah.


Muara Tebo, Disdikbud - Berdasarkan Informasi Resmi Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2026.c yang diterbitkan melalui laman Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tanggal 21 Januari 2026, disampaikan kepada seluruh satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo bahwa telah dilakukan pembaruan dan perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c untuk pengumpulan data Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.

Pembaruan dan perbaikan ini merupakan upaya penyelarasan prosedur dan mekanisme pendataan Dapodik dalam mendukung Program Prioritas Pemerintah, sekaligus perbaikan beberapa bugs dari aplikasi versi sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh satuan pendidikan diharapkan segera melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2026.c.

Aplikasi Dapodik versi 2026.c dirilis dalam bentuk installer, patch, dan pembaruan daring (online update).

A. Pembaruan Melalui Installer
Metode ini berisiko menyebabkan hilangnya data yang telah diinput apabila satuan pendidikan sudah melakukan pendataan pada Dapodik versi 2026.b namun belum melakukan sinkronisasi.

Langkah-langkah instalasi sebagai berikut:

  1. Pastikan telah melakukan sinkronisasi pada Aplikasi Dapodik versi 2026.b atau belum pernah memasang aplikasi tersebut;
  2. Uninstall Aplikasi Dapodik versi 2026.b apabila sudah terpasang pada perangkat;
  3. Unduh file installer Aplikasi Dapodik 2026.c melalui laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan;
  4. Lakukan instalasi Aplikasi Dapodik 2026.c;
  5. Refresh peramban dengan menekan Ctrl + F5;
  6. Lakukan registrasi (daring/luring);
  7. Apabila memilih registrasi luring, pastikan telah mengunduh prefill terbaru;
  8. Lanjutkan hingga proses registrasi berhasil;
  9. Masukkan username dan password;
  10. Pilih Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026;
  11. Klik tombol masuk;
  12. Pastikan tampilan aplikasi sudah menggunakan versi 2026.c;
  13. Lakukan input data sesuai kondisi riil satuan pendidikan;
  14. Login menggunakan akun Kepala Sekolah;
  15. Lakukan validasi data;
  16. Klik tombol sinkronisasi.

B. Pembaruan Melalui Patch

  1. Pastikan satuan pendidikan telah memasang Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  2. Unduh patch melalui laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan;
  3. Pasang patch yang telah diunduh;
  4. Tekan Ctrl + F5 dan pastikan versi aplikasi pada beranda telah berubah menjadi Dapodik 2026.c;
  5. Login menggunakan akun satuan pendidikan;
  6. Klik tombol Tarik Data;
  7. Lakukan pengisian dan perbaikan data;
  8. Lakukan validasi;
  9. Lakukan sinkronisasi.

C. Pembaruan Daring (Online Update)

  1. Pastikan perangkat terhubung dengan internet;
  2. Buka Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  3. Login menggunakan akun satuan pendidikan;
  4. Buka menu Pengaturan;
  5. Klik menu “Cek Pembaruan”;
  6. Tunggu hingga proses pembaruan berhasil;
  7. Tekan Ctrl + F5 dan pastikan versi aplikasi pada beranda telah berubah menjadi Dapodik 2026.c;
  8. Login kembali menggunakan akun satuan pendidikan;
  9. Pastikan tampilan aplikasi telah menggunakan versi 2026.c.

Daftar Perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c:

  • Pengaktifan fitur lanjutkan semester bagi rombongan belajar wali, ekstrakurikuler, dan mata pelajaran pilihan;
  • Perbaikan bug pada saat menyimpan pembelajaran;
  • Perbaikan validasi NIP dan TMT ASN menjadi warning.

Sehubungan dengan hal tersebut, diminta kepada seluruh satuan pendidikan agar segera melakukan pembaruan aplikasi dan melakukan sinkronisasi secara berkala guna menjamin validitas serta keterbaruan data pendidikan.

Informasi lengkap terkait installer dan patch Aplikasi Dapodik versi 2026.c dapat diakses melalui tautan:

Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Unduh selengkapnya Surat Edaran Pemutakhiran Dapodik Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada tautan di bawah ini:

Muara Tebo, Disdikbud Kab. Tebo - Sebanyak 44 guru dan kepala sekolah dari 11 sekolah dasar di Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, baru saja menyelesaikan Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Numerasi Berbasis Kontekstual. Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif yang diselenggarakan oleh tim Fasilitator Daerah Guru Cinta Belajar (Gurita) dengan dukungan penuh dari Tanoto Foundation. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pendidik dalam menciptakan pembelajaran numerasi yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari penuh, dari tanggal 3 hingga 4 September 2025, dilaksanakan di SD Negeri 071/VII Embacang Gedang. Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bapak Jufri HR, S.IP., selaku Camat Kecamatan Muara Tabir, serta para Pengawas dan Kepala Sekolah se-Kecamatan Muara Tabir. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Bapak Camat Jufri HR, S.IP., menekankan pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. Beliau mengapresiasi kerja sama antara tim Gurita dan Tanoto Foundation yang telah menghadirkan pelatihan yang sangat relevan dan dibutuhkan oleh para guru di Kecamatan Muara Tabir.

Materi pelatihan disampaikan oleh tim Fasilitator Daerah Kabupaten Tebo yang beranggotakan Irma Sari Sinaga, S.Pd., Nur Eriyanti, S.Pd., M. Arif Syah, S.Pd., Tri Harjanti, S.Pd., dan Dicky Eka Putra, S.Pd., M.Pd. Para peserta dilatih secara intensif untuk membuat media pembelajaran numeratif yang kontekstual dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami konsep-konsep numerasi dengan lebih baik karena terhubung langsung dengan lingkungan sehari-hari.

Selain itu, pelatihan ini juga memperkenalkan konsep pembelajaran mendalam (deep learning), sebuah metode yang saat ini menjadi topik hangat di dunia pendidikan. Para peserta diajak untuk memahami bagaimana menerapkan pembelajaran mendalam agar siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga benar-benar menguasai konsep secara menyeluruh dan mampu mengaplikasikannya.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Muara Tabir Ishak, S.Pd yang juga salah satu peserta pelatihan, menyampaikan bahwa kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa. "Kami sangat senang dengan pelatihan ini. Materinya sangat praktis dan langsung bisa diterapkan. Kami berharap, setelah ini para guru dapat mengimplementasikan semua ilmu yang didapat untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif," ujarnya.

Tanoto Foundation, sebagai salah satu mitra pendukung utama, menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Dukungan mereka, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi, diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang memiliki fondasi kuat dalam berpikir kritis dan analitis.

Foto Bersama dengan Camat Muara Tabir

Fasilitator bersama Ibu Yusriwiati Perwakilan Tanoto Foundation

Foto bersama saat penutupan

Muara Tebo, Disdikbud - Setelah sukses melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi 45 guru di Kecamatan Rimbo Ilir pada pekan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tebo kembali berkolaborasi dengan Tanoto Foundation, Fasilitator Daerah (Fasda), serta Guru Penggerak. Kali ini, kegiatan yang digelar pada 27–28 Agustus 2025 tersebut menghadirkan Diseminasi PINTAR: Pelatihan Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi Guru serta Kepala Sekolah Kabupaten Tebo.

Pelatihan dua hari penuh ini diikuti 134 guru dan kepala sekolah dari 66 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu.

Data Jadi Landasan Intervensi

Berdasarkan analisis Rapor Pendidikan Kabupaten Tebo 2025, panitia memastikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan bagian dari intervensi integratif dan terukur untuk menjawab tantangan literasi dan numerasi di daerah.

“Kami mencoba mengurai persoalan literasi dan numerasi dengan pendekatan data resmi pemerintah. Jika semua pihak berkolaborasi melakukan intervensi yang tepat, masalah ini akan lebih cepat teratasi,” ujar Suyoto, M.Pd., Ketua Panitia Diseminasi PINTAR.

Apresiasi dari Tanoto Foundation

Perwakilan Tanoto Foundation, Asri dan Yusriwiati, memberikan apresiasi atas sinergi lintas pihak di Kabupaten Tebo. Menurut mereka, langkah kolektif ini merupakan praktik baik yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi persoalan mutu pendidikan dasar.

Komitmen Disdikbud Tebo

Mewakili Kepala Disdikbud, Sekretaris Supriadi, S.Pd., M.M., saat membuka acara menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Disdikbud sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Kita akan melihat hasilnya nanti setelah peserta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan,” ungkap Supriadi.

Materi Pelatihan

Selama kegiatan, peserta tidak hanya berlatih simulasi pembelajaran aktif, tetapi juga mempelajari:

  • Pendekatan MIKIR Tanoto Foundation,

  • Pengenalan Pembelajaran Mendalam, yang saat ini tengah digalakkan pemerintah.

Tindak Lanjut

Rangkaian Diseminasi PINTAR tidak berhenti pada pelatihan. Ke depan, fasilitator akan melakukan monitoring berkala ke sekolah-sekolah peserta, disertai kunjungan langsung dari Disdikbud, Tanoto Foundation, dan media. Langkah ini bertujuan memastikan implementasi nyata hasil pelatihan beberapa bulan mendatang.

Diberdayakan oleh Blogger.