Dinas Dikbudpora Kab. Tebo
Selamat datang di situs resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi
Tampilkan postingan dengan label Prestasi. Tampilkan semua postingan

Muara Tebo, Disdikbud - Bupati Tebo Dr. H. Sukandar S. Kom. M. Si. bersama unsur Forkopimda, Kepala BPS Kabupaten Tebo (Edy Subagiyo, SP.,M.E) dan Pihak Terkait mengikuti acara Focus Group Discussion Publikasi Tebo Dalam Angka Tahun 2022 & Pembinaan Statistik Sektoral di Aula Bappeda & Litbang Kabupaten Tebo pada Selasa (15/02/2022).


Dalam kesempatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo mendapatkan piagam Penghargaan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tebo sebagai Instansi Terbaik 1 Dalam Memberikan Data Tebo Dalam Angka 2022 yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Dikbud Kab. Tebo, Sindi, SH.,MH. (Adm)

 

Referensi publikasi : FB Pemda Tebo

Muara Tebo, Disdikbud – SD Negeri 222/VIII Sido Rukun yang berada di desa Sido Rukun kecamatan Rimbo Ulu kabupaten Tebo kini telah mulai dan terus berbenah dengan tampilan wajah sekolah yang lebih menarik. Hal ini bisa dilihat dari geliat pembangunan-pembangunan taman sekolah, kolam renang khusus anak, dan tugu emas ala Majapahit yang juga mulai dibangun di tahun 2022 ini.


Taman sekolah yang terletak di sebelah kiri pintu gerbang masuk SD Negeri 222/VIII Sido Rukun memang terlihat sangat menarik, Apalagi taman tersebut juga di lengkapi dengan air mancur yang sangat sejuk yang dapat digunakan sebagai pilihan untuk tempat foto-foto bagi seluruh warga sekolah, Bahkan orang tua/wali murid pun sering memanfaatkan taman tersebut untuk foto kenang-kenangan, terutama untuk kelas VI yang baru lulus dari SD Negeri 222/VIII Sido Rukun.


Menurut penuturan dari kepala sekolah  SD Negeri 222/VIII Sido Rukun, Patmanidar, S.Pd.SD, “Taman tersebut bisa terwujud atas kerjasama dari seluruh tenaga pendidik terutama guru-guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi yang disisihkan dalam setiap pencairan TPG.”


Selanjutnya beliau memaparkan, “Yang tak kalah pentingnya lagi salah satu guru kami ada yang mempunyai keahlian di bidang arsitektur taman dan kolam renang yaitu bapak Sutrisno, S.Pd yang  bermodalkan semangat pengabdian yang tinggi mampu mewujudkan semua program-program keindahan dan penataan lingkungan sekolah,” jelas Patmanidar, S.Pd.SD. yang mulai bertugas sebagai kepala sekolah sejak tahun 2017.

 

Sedangkan di sebelah kanan gapura terlihat tempat tunggu siswa/siswi yang belum di jemput, tempat tunggu itu terlihat sangat nyaman dan sejuk dengan atap rumbia, dan tempat duduk yang didesain seperti potongan-potongan  kayu besar, dan yang tak kalah menarik lagi adalah adanya tampilan di bagian depan terdapat lukisan keindahan alam yang indah.


Keterangan selanjutnya dari Patmanidar, S.Pd.SD mengenai kolam renang khusus anak yang yang baru saja dibangun  dengan ukuran 8 x 9 m2 dengan kedalaman 70 Cm dan sudah digunakan merupakan berkat partisipasi dari semua dewan guru  yang selalu ingin berinovasi agar supaya SD Negeri 222/VIII Sidorukun menjadi sekolah yang menyenangkan sekaligus menarik bagi anak didik dalam kegiatan belajar, baik di kelas maupun di lapangan. Adapun sumber pendanaan kolam tersebut, Kepsek menyebutkan bahwa dana bangunan itu diambil dari dana koperasi guru SD Negeri 222/VIII Sido Rukun yang sudah berjalan mulai tahun 2010.


“Alhamdulilah sekolah kami, para guru mengelola koperasi dan semua  sepakat sebagian dana koperasi kita gunakan untuk kemajuan sekolah.” imbuh bu Pat panggilan ibu kepala sekolah SD Negeri 222/VIII Sido Rukun.


Program berikutnya yang masih dalam tahap penyelesaian adalah pembangunan mushola yakni dilaksanakannnya kegiatan dana khusus dari infak anak di setiap hari Jum’at dalam kegiatan zikir dan pembacaan Yasin sebelum proses belajar mengajar serta membangun tugu gapura emas sebanyak 3 bangunan yang terletak tepat di depan ruang guru. Sebelah timur atau berhadapan  dengan bangunan kolam renang.


Diharapkan dengan dengan adanya  tugu bagunan gapura tersebut, pemandangan sekitar taman dan kolam akan menjadi lebih indah dan menarik, sehingga anak didik yang menuntut ilmu di sekolah SD Negeri 222/VIII Sido Rukun menjadi betah dan senang yang tentunya prestasinya juga semakin meningkat.” InsyaAllah, sebelum tahun ajaran baru nanti, tiga bangunan tersebut sudah dapat diselesaikan, karena bapak Sutrisno S.Pd.SD selaku arsitek  bangunan tersebut sudah memulai  pengerjaan setiap sepulang sekolah.” pungkas Patmanidar, S.Pd.SD yang telah menjadi motivator bagi seluruh warga sekolah di SD Negeri 222/VIII Sido Rukun. (Adm)


Muara Tebo, Disdikbud - Pemusatan latihan GSI digelar pada 16-30 November 2021. Mereka yang menjadi peserta adalah 102 siswa terpilih dari 33 provinsi di Indonesia jenjang usia 12-16 tahun atau usia SMP yang mana merupakan masa yang paling strategis untuk pembinaan karena dalam periode emas.

 

Diharapkan melalui kegiatan GSI ini, akan banyak lahir bakat-bakat sepakbola tanah air, terutama Timnas Indonesia U-16 kedepannya.

 

“Alhamdulillah 2 (dua) siswa kita dan 1 (satu) guru sekaligus pelatih kita berhasil lolos mewakili provinsi Jambi pada gelaran tahun ini, yaitu Rendhi Chandra Saputra dari SMP N 12 dan Fiego Agustian Iswandi dari SMP N 7. Sedangkan guru/pelatih kita yaitu pak Oyong Supriyanto, S.Pd, dari SMP N 12. Menambah kebanggaan kita, bahwa pak Oyong berhasil membawa pulang medali perak.” ujar Sindi, SH, MH.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh siswa, guru, dan kepala sekolah yang telah berperan aktif dalam setiap kegiatan peningkatan mutu Pendidikan di Kabupaten Tebo.

 

“Terima kasih kepada seluruh siswa, guru dan kepsek. Bahwa kita harus selalu fokus dan berusaha meningkatkan kualitas pendidikan kita. Tidak hanya akademis, namun kita juga bisa maju melalui minat, bakat, olahraga ataupun kesenian.” tutup Sindi (Adm)


Muara Tebo, Disdikbud - Berdasarkan SK Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor : 1054/F5/KB.02.05/2021 tentang Penetapan Daya Desa (Pendamping Pemajuan Kebudayaan Desa) Kegiatan Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2021. Kegiatan Pemajuan Kebudayaan Desa dilaksanakan dalam rangka memajukan kebudayaan desa mengintegrasikan pemajuan kebudayaan, mengembangkan dialog kebudayaan, memfasilitasi penyusunan Dokumen Pemajuan Kebudayaan Desa (DPKD) serta memajukan kebudayaan desa sebagai haluan pembangunan desa. Berdasarkan SK tersebut, Daya Desa adalah Sdr. Aswandi.


Selanjutnya dalam SK Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor : 1134/F5/KB.02.04/2021 tentang Penetapan Desa Pemajuan Kebudayaan untuk di kabupaten Tebo adalah desa Teluk Kuali.


Rapat Penyampaian Program Kerja Desa Pemajuan Kebudayaan dengan Dinas Dikbud Kab. Tebo dilaksanakan di aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo yang diikuti langsung oleh Kadis Dikbud Kabupaten Tebo, Sindi, S.H,M.H beserta Pegawai pada bidang Kebudayaan Dinas Dikbud.


Pembangunan seni budaya dimulai dari hulunya, desa Teluk Kuali kecamatan Tebo Ulu kabupaten Tebo provinsi Jambi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ditunjuk sebagai salah satu Desa Pemajuan Kebudayaan dan disiapkan satu orang pendamping pemajuan kebudayaan desa yakni Sdr. Aswandi sebagaimana disebutkan dalam SK Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di atas.


"Beberapa hari yang lalu penggiat kebudayaan desa dipimpin langsung oleh kepala desa melakukan audiensi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo menyampaikan visi dan misinya dalam rangka membina, melestarikan, menggali, dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya, tradisi, adat, dan kebiasaan yang berlaku di masyarakat.", jelas Kadis (Adm)


Muara Tebo, Disdikbud – Dua siswa dan satu pelatih dari kabupaten Tebo berhasil lolos dalam Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Nasional Tahun 2021. Keputusan resmi disampaikan melalui Surat Keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor : 2609/J3/DM.00.03/2021 tentang Penetapan Peserta Gala Siswa Indonesia (GSI) Sekolah Menengah Pertama Tingkat  Nasional Tahun 2021.

 

Adapun kegiatan GSI SMP ini dilaksanakan dalam rangka implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Sekretariat Jenderal, Pusat Prestasi Nasional bekerjasama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia menyelenggarakan kegiatan Gala Siswa Indonesia Jenjang SMP. Selanjutnya telah dilaksanakan penilaian dan seleksi terhadap peserta GSI SMP tingkat provinsi tahap II sebanyak 581 (lima ratus delapan puluh satu) pemain dan 64 (enam puluh empat) pelatih perwakilan dari 33 (tiga puluh tiga) provinsi. Dari penilaian telah dihasilkan 102 (seratus dua) pemain dan 33 (tiga puluh tiga) pelatih perwakilan dari 33 (tiga puluh tiga) provinsi yang akan mengikuti GSI SMP tingkat nasional tahun 2021.

 

Berikut nama-nama siswa yang akan mengikuti kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Nasional Tahun 2021 pada tanggal 16 s.d. 30 November 2021 di Bogor, Jawa Barat:

 

1.   Rendhi Candra Saputra dari SMP Negeri 12 Kabupaten Tebo - Ranking Nasional 

2.   Fiego Agustian Iswandi dari SMP Negeri 07 Kabupaten Tebo - Perwakilan Provinsi

 

Selain dari kabupaten Tebo, satu siswa lain sebagai perwakilan provinsi yang akan mengikuti kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Nasional Tahun 2021 adalah Putra Arya Taufiq dari SMP Negeri 02 Tanjab. Timur.

 

Adapun untuk Pelatih Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Nasional Tahun 2021 dari Provinsi Jambi diwakili oleh Oyong Supriyanto, S.Pd. Beliau adalah guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dari SMPN 12 Kabupaten Tebo.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Sindi, S.H.,M.H sangat mengapresiasi atas prestasi ini, khususnya kepada Kepala SMPN 12 Kabupaten Tebo, Rismawaldi, S.Pd, Kepala SMPN 07 Kabupaten Tebo, Drs. Syarif Arifin beserta seluruh tim pelatih dan semua pihak yang selama ini telah berupaya semaksimal mungkin dalam pencapaian prestasi ini, “Alhamdulillaah, berkat do'a dan dukungan semua pihak, akhirnya Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Tebo berhasil lolos ke tingkat nasional untuk yang ke-2 kalinya ini.” pungkasnya. (Adm)


Muara Tebo, Disdikbud - Tertanggal 27 September 2021, Pemerintah Kabupaten Tebo kembali mendapatkan penghargaan dari DPP FOPPSI sebagai Kabupaten/Kota Terbaik 1 Nasional Progres Pengiriman Dapodik PAUD, Dikdas, dan Dikmen Semester I (Ganjil) Tahun Pelajaran 2021/2022. Pemberian Penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (DPP FOPPSI) Masa Bakti Tahun 2019 - 2024 Nomor : 069/B-KEP/DPP-FOPPSI/IX/2021 tentang Pemberian Penghargaan.

 

Hal ini berdasarkan pada hasil sinkronisasi progres tercepat hingga 100% kabupaten/kota secara nasional tepatnya pada satu hari jelang cut off data BOS Reguler tepatnya pada tanggal 30 Agustus 2021, progres sinkronisasi Dapodik kabupaten Tebo telah berhasil di posisi 1 tercepat nasional dengan presentasi 100%. Hasil ini ditampilkan dalam laman resmi Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada URL https://dapo.kemdikbud.go.id.

 

Berikut tampilan tangkapan layar (screenshot) progres sinkronisasi Dapodik nasional yang diambil pada hari Senin, 30 Agustus 2021:

Diharapkan setiap saat ada perubahan di satuan pendidikan dalam hal-hal yang telah disediakan field (bidang isian) data terkait di aplikasi Dapodik, maka perubahan (update) terbaru juga segera dilakukan di aplikasi Dapodik dan segera disinkronisasikan ke server pusat secara terus-menerus dan berkelanjutan setiap terdapat perubahan dalam upaya meningkatkan validitas data-data pendidikan dalam aplikasi Dapodik yang sesuai dengan realita yang ada di masing-masing satuan pendidikan demi kualitas pendataan pendidikan yang terus lebih baik.

 

“Terima kasih atas kerjasamanya yang baik kepada para bapak dan ibu  kepala sekolah, operator disemua jenjang satuan pendidikan serta FOPPSI Kecamatan dan FOPPSI Kabupaten yang sudah bekerja terkoordinasi, bersinergi serta berkolaborasi sehingga kita dapat mempertahankan kembali peringkat 1 di tingkat nasional untuk yang ke-3 kali berturut-turut.”, ucap Kadis Dikbud, Bapak Sindi, S.H.,M.H. (Ad­min)



Dunia Pendidikan Tebo memiliki potensi tinggi berkaitan dengan Sumber daya manusia seperti Guru dan peserta didik yang telah mengaharumkan nama Tebo, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Kami bagikan sebuah cerita dari  salah satu pendidik yang punya dan pernah meraih prestasi dalam pendidikan di Kabupaten Tebo. 

Indra Yulaikah, S.Pd salah satu pendidik perempuan yang dimiliki Kabupaten Tebo yang pernah berpatisipasi di tahun 2018 dengan Best Practice nya telah mengantarkannya mendapat penghargaan Tingkat nasional.

Saat ini Indra Yulaikah, S.Pd bertugas di SDN 213/VIII Betung Bedarah Barat Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo Tengah. Saat berjumpa di DISDIKBUD Tebo, Tim Tebo Pintar meminta Ibu guru yang masih kelihatan kecantikannya ini berbagi cerita tentang perjalanan karir nya sebagai seorang Pendidik. 

Indra Yulaikah, S.Pd yang juga merupakan Kepala SDN 213/VIII Betung Bedarah Barat tersebut memberanikan diri untuk menceritakan pengalamannya dan raihan prestasi yang pernah didapatnya kepada Tim Tebo Pintar.

Ia pun memiliki 4 Kata sebagai sebuah pesan dan rasa ingin berbagi pengalaman tentang sikap apa yang harus dimiliki oleh seorang pendidik yaitu; 1. Semangat, 2. Tekun, 3. Tidak Putus Asa 4. Bekerja sama yang baik. Selain itu juga, Ia menyampaikan dalam kalimat yang penuh makna 

" Tidak Mungkin Tidak Bisa apabila kita mau, Banyak orang Pintar tetapi belum tentu bisa bekerja "

Kalimat yang disampaikan oleh ibu yang kami sapa ibu indra ini begitu bermakna menggambarkan pentingnya kerja keras dan usaha untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai dan menjadi sebuah motivasi yang bisa kita maknai bersama-sama baik sebagai tenaga pendidik maupun secara umum sebagai individu.

Untuk lebih jelas cerita Motivasi Dan Inspiratif dari Indra Yulaikah, S.Pd tersebut bisa di tonton di channel Disdikbud Kabupaten Tebo. Di bawah ini.


Semoga pada kesempatan lainya Tim Tebo Pintar bisa membagikan Informasi yang bermanfaat, Praktik Baik yang ada dalam dunia pendidikan di kabupaten Tebo. 

Muara Tebo, Disdikbud – Pada semester genap tahun ajaran 2020/2021, progres pengiriman data pendidikan melalui aplikasi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dari seluruh jenjang PAUD, jenjang Dikdas, dan jenjang Dikmen dalam kabupaten Tebo kembali menorehkan prestasinya sebagaimana pada semester I (ganjil) tahun ajaran 2020/2021 sebelumnya dengan progres pengiriman 100% pada tanggal 1 Februari 2021 untuk periode semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini.

 

Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (DPP FOPPSI) kembali menganugerahkan apresiasi Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (DPP FOPPSI) Tentang Pemberian Penghargaan Tahun 2021 Nomor : 061/A.SE/DPP/FOPPSI/II/2021 Tanggal 08 Februari 2021 yang merupakan Hasil Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (DPP FOPPSI) tanggal 25 Januari 2021 tentang Pemberian Penghargaan dan Apresiasi kepada Daerah/Kepala Daerah “Sebagai Kabupaten/Kota Terbaik 1 Nasional Progress Pengiriman Dapodik PAUD, Dikdas, dan Dikmen Semester 2 (Genap) Tahun Pelajaran 2020/2021.

 

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang memiliki perhatian dan komitmen sangat tinggi terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui pemenuhan dan Progres Data Pokok Pendidikan Tahun 2021 yang cepat dan berkualitas di wilayahnya. (Adm)




Muara Tebo, Disdikbud – Dalam rangka pemutakhiran data pokok pendidikan (Dapodik), Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah telah melakukan integrasi dan pemutakhiran aplikasi Dapodik versi 2021.c yang akan digunakan untuk pengumpulan data semester 2 (genap) tahun ajaran 2020/2021. Adapun perubahan dan pembaruan terkait aplikasi Dapodik versi 2021.c yang dirilis pada hari Senin, 11 Januari 2021 selengkapnya telah disampaikan melalui laman resmi Dapodik Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemdikbud RI pada tautan https://dapo.kemdikbud.go.id.


Sehubungan dengan progres pengiriman / sinkronisasi melalui aplikasi Dapodik versi 2021.c di kabupaten Tebo, pada hari Senin, 1 Februari 2021, Progres Sinkronisasi Dapodik se-kabupaten Tebo telah mencapai 100 % sekaligus kembali menempatkan kabupaten Tebo pada posisi 1 sinkronisasi teratas kabupaten/kota pada skala nasional.yang merupakan hasil sinkronisasi dari seluruh satuan pendidikan dalam kabupaten Tebo dari keseluruhan sebanyak 650 satuan pendidikan yang terdiri dari : 138 TK (Taman Kanak-Kanak), 122 KB (Kelompok Bermain), 6 TPA (Tempat Penitipan Anak), 14 SPS (Satuan PAUD Sejenis), 7 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), 1 SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), 250 SD (Sekolah Dasar), 68 SMP (Sekolah Menengah Pertama), 22 SMA (Sekolah Menengah Atas), 20 SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), dan 2 SLB (Sekolah Luar Biasa) yang ada di kabupaten Tebo.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Sindi, S.H.,M.H memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas respon cepat dari seluruh satuan pendidikan se-kabupaten Tebo dalam menindaklanjuti program pendataan melalui aplikasi Dapodik pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini. Oleh karena itu, Kadis Dikbud sampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Bapak/Ibu Kepala Satuan Pendidikan, Bapak/Ibu Operator Dapodik, Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan pada seluruh satuan pendidikan di semua tingkatan dari jenjang PAUD, TK, Dikdas, Dikmen, PKBM, dan SLB se-kabupaten Tebo serta seluruh Pengurus FOPPSI se-Kab. Tebo yang telah bersinergi dalam mewujudkan satu data pendidikan Indonesia yang berkualitas, tepat dan akurat.

 

Sebelumnya, Kadis Dikbud Kabupaten Tebo, Sindi, S.H.,M.H hadir untuk memberikan motivasi sekaligus arahan dalam Pendampingan Optimalisasi Dapodik Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo bersama Operator Dapodik Dinas dan Ketua FOPPSI Kecamatan se-Kab. Tebo, Perwakilan Operator SMA, dan Perwakilan Operator SMK dalam Kabupaten Tebo yang dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Januari 2021.


“Ayo bersama-sama kita wujudkan kualitas data pendidikan dari seluruh satuan pendidikan dalam kabupaten Tebo semakin terus lebih baik” pesan Kadis (Adm)


Muara Tebo, Disdikbud – Sehubungan dengan telah dirilisnya aplikasi Dapodik Versi 2021.c untuk input data pendidikan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 dari seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, SMP, dan PKBM dalam kabupaten Tebo sudah mulai dilaksanakan mulai dari tahap uninstall versi aplikasi Dapodik sebelumnya.

 

Adapun untuk pemutakhiran data pokok pendidikan (Dapodik), Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah telah melakukan integrasi dan pemutakhiran aplikasi dapodik versi 2021.c yang akan digunakan untuk pengumpulan data semester 2 tahun ajaran 2020/2021. Adapun perubahan dan pembaruan terkait Aplikasi Dapodik Versi 2021.c sebagai berikut:

 

·       [Pembaruan] Penambahan isian variabel apakah pernah PAUD Formal dan apakah pernah PAUD Non Formal pada registrasi peserta didik.

·       [Pembaruan] Penambahan isian variabel hobby dan cita-cita pada registrasi peserta didik.

·       [Pembaruan] Penambahan validasi variabel yang wajib diisi (mandatory) pada formulir peserta didik untuk kebutuhan Assesmen Nasional (berlaku selain jenjang PKBM dan SKB).

·       [Pembaruan] Penambahan tabulasi Kamar Mandi/WC pada menu Sarpras-Ruang.

·       [Perbaikan] Penutupan tambah peserta didik baru untuk jenjang PKBM dan SKB.

·       [Perbaikan] Perubahan prosedur pemetaan anggota rombel untuk jenjang PKBM dan SKB (mengikuti jenjang formal).

·       [Perbaikan] Perubahan filter pemilihan Ruang pada rombongan belajar Daring untuk jenjang PKBM dan SKB.

·       [Perbaikan] Penutupan tambah GTK baru bagi SILN, sekolah dibawah naungan KEMENAG dan wilayah daerah khusus.

·       [Perbaikan] Pelepasan validasi lokal terkait pengecekan inputan NIK untuk peserta didik.

·       [Perbaikan] Perbaikan pada isian tingkat pendidikan bagi sekolah Pratama Widya Pasraman (sekolah dibawah naungan KEMENAG).

·       [Perbaikan] Bugs fixing pada saat proses lanjutkan semester untuk kelas 13 pada jenjang SMK.

 

Catatan bahwa aplikasi dapodik versi 2021.c berupa installer, diharapkan kepada setiap satuan pendidikan untuk uninstall terlebih dahulu versi sebelumnya. 


Selanjutnya bagi segenap Bapak/Ibu Kepala Sekolah agar segera menugaskan Petugas pendataan untuk melakukan upgrade ke Aplikasi Dapodik versi 2021.c dan melakukan pemutakhiran data semester 2 tahun ajaran 2020/2021. Bagi PAUD dan pendidikan kesetaraan pemutakhiran data untuk program BOP dilakukan paling lambat pada Minggu, 28 Februari 2021 dengan tetap menjaga kualitas data.

 

Untuk proges pengiriman aplikasi Dapodik se-kabupaten Tebo pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini, kabupaten Tebo telah mencapai progres 1 tercepat nasional pada hari Selasa, 19 Januari 2021 yang ditampilkan melalui laman https://dapo.kemdikbud.go.id/ dengan rincian dari total sekolah sebanyak 650 satuan pendidikan untuk jenjang PAUD Dikdasmen telah mencapai 43.85% atau sejumlah 285 satuan pendidikan yang sudah terbaca mengirimkan data pendidikannya ke server Dapodik Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah, Kemdikbud.


Untuk mengetahui progres pengiriman dan hasil data yang sudah berhasil terkirim dapat dilihat secara detail dari perkecamatan sampai dengan per-satauan pendidikan dalam kabupaten Tebo pada tautan berikut https://dapo.kemdikbud.go.id/progres/2/100600.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Sindi, S.H.,M.H sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap satuan pendidikan mulai dari Kepala Sekolah, Operator Sekolah, dan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan, serta seluruh jajaran pengurus FOPPSI se-kabupaten Tebo yang telah bersinergi positif, proaktif dan responsif dalam menindaklanjuti atas program pendataan Dapodik di semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini. 


“Seluruh satuan pendidikan dari waktu ke waktunya harus semakin meningkatkan kualitas data-datanya yang dikirimkan melalui aplikasi Dapodik sesuai dengan keadaan sebenarnya sampai seluruh data-datanya valid, sehingga kebijakan yang diterapkan pemerintah dalam bidang pendidikan terhadap satuan pendidikan tersebut akan sesuai dengan kebutuhan”. pesan Kadis, Sindi, S.H.,M.H. (Adm)


Muara Tebo, Disdikbud – Pada tahun 2020, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo yang dipimpin oleh SINDI, S.H.,M.H selaku Kepala Dinas Dikbud berhasil dalam mengupayakan tradisi Mandi Ke Aek menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di tahun 2020 bersama dengan Komunitas Karya Budaya, Novriadi dan Maestro Karya Budaya, Aminah.

 

Tradisi Mandi Ke Aek dilakukan pada saat usia bayi 7 hari atau setelah lepasnya tali pusat sang Bayi. Tradisi ini juga dikenal dengan istilah nyebur. perilaku ini telah ada turun temurun dilakukan Masyarakat Kelurahan Sungai Bengkal Kabupaten Tebo dari Zaman dahulu.


Bayi di gendong oleh seorang Dukun yang telah membantu proses kelahiran sang bayi. Dengan menggunakan Kain Panjang bayi Digendong menuju sungai Batanghari lengkap dengan arak dan iringnya didampingi keluarga besar dari pihak ayah dan ibu. Mengawali perjalanan bayi dan sang dukun pada barisan terdepan dibawa Tunam sesuatu yang dibungkus oleh kain hitam yang berisi Sabut tebenam,ijuk tebenam,mancung kelapo dan tulang tebenam serta kemenyan. Tunam ini dibakar agar mengepul asapnya sebagai pembuka jalan.

 

Sesampainya di sungai juga telah disiapkan Baskom yang berisi air dengan campuran kembang 7 Rupa,paku, besi,batu,sirih masak,kencur,jeringau dan Bunglai. Sebelum bayi diturunkan ke air sungai Batanghari maka sang Dukun membaca mantra:

Mudik Aek Ilir Aek, Ambek Aek pepat an Batang.

Beranjak kau antu Aek, Aku nan Mandian anak cucu Adam

 

Secara berurutan dimandikan dengan air sungai,lalu air Kembang terakhir ditiupkan kencur jeringau. Lalu bayi dipakaikan handuk kan dan berpakaian hingga kembali dibawa kedalam Rumah untuk selanjutnya diayun Kain panjang tiga lembar dibentangkan pada ujung kiri dan kanan dipegang oleh perwakilan keluarga selanjutnya bayi diayun dan dikelilingi asap Tunam dibacakan salawat nabi dan doa doa keselamatan bagi bayi Terakhir arang hitam tunam digosokkan ke dahi bayi.

 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya Tradisi Mandi Ke Aek adalah untuk:

(a)  Ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberi keturunan;

(b) Untuk memberitahukan kepada orang banyak;

(c)  Untuk mengenalkan si bayi kepada alam dan lingkungan terutama sungai yang selama ini sebagai salah satu sumber kehidupan;

(d) Setelah bayi dimandikan ke aek ini, maka orang tua si bayi sudah boleh keluar rumah;

(e)  Ungkapan terimakasih dari orang tua bayi kepada dukun beranak yang telah mengurusi ibu si bayi mulai dari proses kehamilan hingga proses kelahiran; (serah terima dan timbang bayi antara dukun beranak kepada orang tua si bayi.

 

Referensi : https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=1652

Muara Tebo, Disdikbud - Pada tahun 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo yang dipimpin oleh SINDI, S.H.,M.H selaku Kepala Dinas Dikbud telah berhasil mengupayakan tarian Nek Pung menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di tahun 2019 bersama dengan maestro karya budaya, Nyai Jau.
 

Nek Pung adalah sebuah tari tradisi dari Desa Sungai Keruh Kabupaten Tebo. NekPung menceritakan tentang seorang ibu yang bernama Nek Pung sedang menghibur Pinang Gading (nama anaknya), karena Pinang Gading bersedih hati disebabkan percintaannya  dengan seorang pemuda yang tidak berbalas. 


Hal ini membuat sedih hati si gadis karena hal yang tidak mungkin bersama pemuda pujaannya. Kemudian si Ibu berusaha menghibur dan menasehatinya. Tari Nek pung biasanya ditampilkan sebagai hiburan pada saat ada acara perkawinan, serta acara-acara lainnya di desa setempat.


Fungsi Tari Nek Pung sendiri dalam kehidupan masyarakat setempat terutama di Desa Sungai Keruh memiliki peran yang cukup penting, hal ini terbukti dengan sering ditampilkannya tarian ini dalam berbagai kegiatan setempat, seperti pada saat pernikahan ataupun acara-acara lainnya. Selain berfungsi sebagai hiburan, maka tarian ini juga berfungsi sebagai salah satu bentuk ekspresi komunal masyarakat setempat.


Tari Nek Pung memiliki nilai dan makna yang berisi tentang ajaran kehidupan ,dan bagaimana seharusnya kita melihat sebuah persoalan dalam kehidupan tanpa berlarut-larut. Kesedihan hati berlarut-larut dari Pinang Gading yang tidak berjodoh dengan lelaki pujaannya berusaha dihibur oleh Nek Pung (ibunya), agar Pinang Gading dapat menerima apa yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa.


Dalam penampilannya tari nek pung biasanya ditarikan secara berkelompok oleh 9 orang penari yang terdiri dari 7 orang sebagai dayang-dayang, 1 orang putri  dan 1 orang ibu (Nek Pung). Adapun kostum yang digunakan adalah  baju kurung, kain sarung, kepala, dengan rambut disanggul. Sedangkan musik iringan terdiri dari gendang, gong,Viul/biola, kelintang dan vocal, yang dahulunya langsung penari yang menyanyikan lagu tersebut.


Referensi : https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=1044

 


Muara Tebo, Disdikbud - Pada hari Sabtu, 28 November 2020, Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S.Kom.,M.Si Menerima Anugerah Dwija Praja Nugraha Tahun 2020 dari PB PGRI. Penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia ini diberikan kepada 1 Gubernur dan 6 Bupati/Walikota di antaranya untuk Kabupaten Tebo.

Dalam penyerahan penghargaan yang dilaksanakan melalui virtual oleh PB PGRI ini, Bupati Tebo didampingi oleh Wakil Bupati, Syahlan, S.H., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Sindi, S.H.,M.H yang sekaligus sebagai Ketua PGRI Kabupaten Tebo Masa Bakti 2019-2024 dan Asisten I, Amsiridin, S.P.

Keputusan berdasarkan SK Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Nomor : 39/Kep/PB/XXII/2020 Tgl. 25 November 2020. Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S.Kom., M.Si mendapatkan Anugerah Dwija Praja Nugraha Tahun 2020.

Anugerah Dwija Praja Nugraha diberikan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) sebagai penghargaan tertinggi para guru kepada kepala daerah yang memiliki perhatian dan komitmen sangat tinggi terhadap peningkatan mutu pendidikan, pengembangan profesi dan kesejahteraan guru, dan PGRI di wilayahnya. (Admin)


Muara Tebo, Disdikbud - GSI (Gala Siswa Indonesia) merupakan wadah bagi siswa untuk mengimplementasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui olahraga yang dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia¹ (KONI) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Sindi, SH, MH menerima Kepala Sekolah SMP 7 dan SMP 44, pelatih serta peserta GSI dari kedua sekolah, kedatangan tersebut disamping melaporkan hasil kegiatan sekaligus melapor peserta GSI akan berangkat ke Kota Bandung. Hari Kamis, November 2020.

 

Dalam ajang Gala Siswa Indonesia perserta yang akan berangkat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan selama 14 hari bersama PSSI, Pemerintah, masyarakat dan dunia pendidikan Kabupaten Tebo tentunya bangga melihat, menyaksikan dan merasakan akan keberhasilan anak-anak didik yang baru duduk di SMP ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Tebo di kancah Nasional ini.

 

Dalam kesempatan tersebut Kadisdikbud Kabupaten Tebo Sindi, SH, MH memberikan arahan kepada peserta untuk menjaga kesehatan, disiplin semangat berlatih, membangun komunikasi dan pertemanan kepada teman-teman yang datang dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia serta mengikuti nasehat dan arahan dari para pelatih.

 

Sumber : https://teropongbarat.com

Muara Tebo, Disdikbud - Mulai hari selasa, 3 s/d 6 November 2020 melakukan penyerahan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penetapan Guru dan Tenaga Kependidikan NON PNS untuk mendapatkan honor dari dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) untuk tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Tebo, Jumat (6/11/2020).

 

Didampingi langsung oleh Sekdis Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tebo, Heru Purnomo, SE dan Kabid Dikdas, Hoirul Akmal, S.Pd. MM dalam pembagian SK.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Sindi, SH, MH mengatakan jumlah keseluruhan mencapai 1.853 orang, Surat Keputusan dibuat dan diberikan karena selama ini mereka para Guru dan Tenaga Kependidikan NON PNS tersebut SK nya hanya dari Kepala Sekolah dimana dia mengajar dan bekerja, sementara SK Kepala Sekolah tersebut tidak bisa untuk persyaratan mengurus NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) ke LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan).

 

Melainkan harus dengan SK Bupati/SK kepala dinas disamping itu NUPTK juga menjadi syarat para guru baik PNS dan NON PNS mengikuti tes untuk mendapatkan tunjangan profesi serta mengikuti diklat PPG (Program Profesi Guru) tegas ujarnya Sindi, SH, MH. Saat Penyerahan SK.

 

Pembagian SK dilakukan selama 4 hari dengan dibuka beberapa sesi yang dihadiri seluruh Kepala sekolah dan Guru Tenaga Pendidik yang mendapatkan SK, dalam melakukan penyerahan SK ini, kita juga menjalankan protokol kesehatan dan setiap yang menerima SK diwajibkan sebelum masuk ruangan harus cuci tangan, memakai masker dan diukur suhu tubuhnya terlebih dalulu.

 

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Sindi, SH, MH disetiap sesi penyerahan SK menyampaikan pesannya disiplin dalam menjalankan tugasnya disekolah/tempat kerjanya untuk melakukan pekerjaannya sesuai dengan aturan yang berlaku serta tata tertip yang dibuat bersama oleh kepala sekolah, guru dan komite sekolah sebagai perwakilan orang tua/wali siswa/siswi dan yang terpenting dalam bekerja harus pegang teguh tiga slogan yang dibuat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo yaitu: 1. Disiplin tanpa diawasi, 2. Bekerja tanpa disuruh, 3. Bertanggung jawab tanpa diminta, demikian pesan Sindi, SH, MH Kadisdikbud Kabupaten Tebo.

 

Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudyaan Kabupaten Tebo Sindi, SH. MH pada kesempatanya juga memaparkan kinerja yang sudah di raih prestasi-prestasi baru yang didapatkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo di tingkat Nasional tidak terlepas dari tagan para Guru dan Tenaga Pendidikan dalam Tahun 2020 ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo sudah 3 kali mendapatkan penghargaan ditingkat Nasional.

 

Untuk memberikan semagat serta tanggung jawab pada mitra kerjanya para Guru dan Tenaga Pendidik. Agar selalu menjaga komitmen, disiplin dalam berkerja.

 

Referensi : https://teropongbarat.com

Diberdayakan oleh Blogger.