Muara Tebo, Disdikbud - Setelah sukses melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi 45 guru di Kecamatan Rimbo Ilir pada pekan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tebo kembali berkolaborasi dengan Tanoto Foundation, Fasilitator Daerah (Fasda), serta Guru Penggerak. Kali ini, kegiatan yang digelar pada 27–28 Agustus 2025 tersebut menghadirkan Diseminasi PINTAR: Pelatihan Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi Guru serta Kepala Sekolah Kabupaten Tebo.
Pelatihan dua hari penuh ini diikuti 134 guru dan kepala sekolah dari 66 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu.
Data Jadi Landasan Intervensi
Berdasarkan analisis Rapor Pendidikan Kabupaten Tebo 2025, panitia memastikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan bagian dari intervensi integratif dan terukur untuk menjawab tantangan literasi dan numerasi di daerah.
“Kami mencoba mengurai persoalan literasi dan numerasi dengan pendekatan data resmi pemerintah. Jika semua pihak berkolaborasi melakukan intervensi yang tepat, masalah ini akan lebih cepat teratasi,” ujar Suyoto, M.Pd., Ketua Panitia Diseminasi PINTAR.
Apresiasi dari Tanoto Foundation
Perwakilan Tanoto Foundation, Asri dan Yusriwiati, memberikan apresiasi atas sinergi lintas pihak di Kabupaten Tebo. Menurut mereka, langkah kolektif ini merupakan praktik baik yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi persoalan mutu pendidikan dasar.
Komitmen Disdikbud Tebo
Mewakili Kepala Disdikbud, Sekretaris Supriadi, S.Pd., M.M., saat membuka acara menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Disdikbud sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Kita akan melihat hasilnya nanti setelah peserta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan,” ungkap Supriadi.
Materi Pelatihan
Selama kegiatan, peserta tidak hanya berlatih simulasi pembelajaran aktif, tetapi juga mempelajari:
-
Pendekatan MIKIR Tanoto Foundation,
-
Pengenalan Pembelajaran Mendalam, yang saat ini tengah digalakkan pemerintah.
Tindak Lanjut
Rangkaian Diseminasi PINTAR tidak berhenti pada pelatihan. Ke depan, fasilitator akan melakukan monitoring berkala ke sekolah-sekolah peserta, disertai kunjungan langsung dari Disdikbud, Tanoto Foundation, dan media. Langkah ini bertujuan memastikan implementasi nyata hasil pelatihan beberapa bulan mendatang.