Dinas Dikbudpora Kab. Tebo
Selamat datang di situs resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi


Muara Tebo, Disdikbud - Lebih dari Satu bulan kabupaten Tebo melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh dengan metode daring atau luring. Untuk SMPN 01 Tebo tempat tugasku menggunakan Pembelajaran Daring atau dalam jaringan. Pembelajaran daring  sebenarnya sudah diterapkan saat penyebaran covid 19 tinggi dan meningkat pada waktu sebelumnya. 

Untuk kegiatan pembelajaran daring hampir setiap hari selama 6 hari dalam satu minggu rerata siswa mendapatkan tugas tiga atau empat matapelajaran yang harus dikerjakan secara online/daring melalui aplikasi goggle class room. 

Setelah berjalannya waktu. Ada bermacam permasalahan yang muncul diketahui setelah ada diskusi dan komunikasi dengan sesama guru di SMPN 01 Tebo. Sebagai Pendidik Bimbingan Konseling. Saya terpanggil dan langsung bergerak cepat untuk mengambil peran. Memfasilitasi dan mencari solusi dari permasalahan yang muncul selama pembelajaran secara Daring/Online.

Mengetahui Masalah pembelajaran dengan Sampel Dan Mencari Solusinya

Disini yang menarik perhatian saya dengan kegiatan pembelajaran secara online ternyata dengan sampel siswa kelas IX terdapat puluhan peserta didik yang tidak mengerjakan tugas-tugas sekolah. usut punya usut siswa yang tidak mengerjakan tugas dikarenakan Dua faktor yaitu faktor ekternal yaitu masalah HP rusak masih diperbaiki di Counter, jaringan lelet, atau Tidak punya paket.

Kegiatan Konseling Di SMPN 01 Tebo

Sedangkan  faktor internal meliputi mendaftar class room belum lengkap, tidak bisa buka aplikasi class room/tidak paham, dan kurang motivasi belajar dalam diri sendiri. 

Dari permasalahan yang muncul di atas. Baik secara eksternal dan internal. Permasalahan tersebut membuat orang tua/wali punya peranan tersendir dalam kegiatan belajar siswa di rumah. Komunikasi yang baik antara orang tua/wali dan peserta didik akan membuat peserta didik menemukan solusi dari permasalahan eksternal yang di hadapi peserta didik.

Sedangkan permasalahan Internal yang dihadapi peserta didik merupakan sebuah tantangan bagi lingkungan pendidikan yaitu guru dan orang tua untuk menjadi motivator bagi peserta didik dalam menumbuhkan pengetahuan dan semangat belajar secara Daring.

Syukur rekan guru dan wali kelas aktif berpartisipasi bersama-sama dan kejasama satu sama lain dalam menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi peserta didik baik secara eksternal dan internal. 

Informasi terbaru yang saya dapat.  Senin, Tanggal 13 September 2021 berdasar edaran dari Dinas pendidikan dan kebudayaan Tebo terkait SKB empat menteri. Pembelajaran Tatap muka sudah bisa digelar secara terbatas.

Momen Pembelajaran Tatap muka secara terbatas menjadi sebuah solusi tersendiri bagi permasalahan pembelajaran peserta didik dan memudahkan saya selaku guru Bimbingan Konseling untuk mengambil bagian dalam pendidikan itu sendiri.

Semoga Pandemi ini segera teratasi dengan terus menerapkan protokol kesehatan dan kita semua mendukung kegiatan Vaksinasi agar tercipta kekebalan populasi dan dampak buruk dari Covid 19 berkurang.

Oleh: Siti Marwiyah, S.Pd ( Guru Bimbingan Konseling SMPN 01 Tebo)

Diberdayakan oleh Blogger.